Setelah bertanya sana sini dan akhirnya berhasil eksperimen sendiri, di sini saya akan memberikan tips kecil yang mungkin berguna bagi Anda nantinya. Maksudnya membuat custom header Apache yang bagaimana ? Ok langsung saja, lihat gambar di bawah ini :
Perhatikan pada bagian yang saya beri tanda merah di bagian Server : Apache (klik gambar untuk memperbesar). Kita bisa meng-konfigurasi nama tersebut menjadi nama sesuai keinginan kita. Bagaimana caranya ?
Pertama, download dulu source Apache dari situs resmi Apache. Pilih mirror yang terdekat sesuai dengan yang disarankan oleh Apache (sebenernya sama aja, yang penting intinya download tarball-nya). Setelah download, ikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan pada halaman tersebut. (biasanya untuk verifikasi paket yang di download adalah benar).
Setelah Anda mendownload dan menyimpan paket tersebut, sekarang extract paketnya dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
# tar zxvf /path/to/package.tar.gz
Setelah di extract, sekarang masuk ke directory yang bersangkutan untuk melakukan modifikasi dan ./configure. Berikut file yang saya modifikasi :
# ~/includes/ap_release.h
Berikut baris yang merupakan teks asli dari Apache sebelum saya rubah :
——————– cut ——————–
#define AP_SERVER_BASEVENDOR “Apache Software Foundation”
#define AP_SERVER_BASEPROJECT “Apache HTTP Server”
#define AP_SERVER_BASEPRODUCT “Apache”
——————– cut ——————–
Dan saya merubahnya menjadi :
——————– cut ——————–
#define AP_SERVER_BASEVENDOR “Tim Kopi-Pahit, Inc”
#define AP_SERVER_BASEPROJECT “Tim Kopi-Pahit WebServer”
#define AP_SERVER_BASEPRODUCT “TKP WebServer”
——————– cut ——————–
Setelah melakukan modifikasi terhadap file di atas, maka sekarang Anda lakukan konfigurasi sebagai berikut (contoh) :
./configure --prefix=/usr/local/httpd --enable-isapi --enable-mime-magic --enable-proxy --enable-proxy-ftp --enable-proxy-http --enable-proxy-balancer --enable-ssl --enable-http --enable-info --enable-rewrite --enable-cgi --enable-cgid
Tidak wajib mengikuti konfigurasi di atas, Anda bisa melakukan konfigurasi sendiri. Untuk bantuan konfigurasi, Anda bisa mengetikkan :
./configure --help
Setelah konfigurasi selesai dilakukan dan tidak ada pesan error, maka sekarang kita melakukan :
# make # make install
Setelah selesai di install, maka sekarang apache siap dijalankan. Bagaimana cara menjalankan apache yang telah selesai di install ? Pada bagian prefix di atas, saya meletakkan hasil instalasi apache pada directory /usr/local/httpd. Maka berikut perintah yang saya lakukan untuk menjalankan apache :
# /usr/local/httpd/bin/apachectl start
Nah, sekarang silakan cek dengan browser kesayangan Anda apakah Apache telah jalan. Ketik saja di browser Anda dengan alamat http://localhost. Apabila muncul sesuatu yang mengindikasikan Apache telah berjalan dengan sempurna, sekarang saatnya untuk melakukan checking terhadap header Apache Anda, apakah sudah terjadi perubahan apa belum, sebagai gambaran berikut screenshot menggunakan service scan dari domainwhitepages dan melakukan get headers dari command line :
DomainWhitePages :
Command Line Interface :
Segini dulu tutorialnya, capek euy nulis banyak-banyak
Oh iya, tak lupa juga thanks to bro drubicza atas hasil googlingnya.
>- Kalau ada yang ingin ditanyakan, langsung saja ditanyakan ndak usah malu-malu ![]()
Sebagai contoh salah satu server yang sudah menggunakan Custom Header adalah http://cacing.vlsm.org, ini lampiran bukti screenshotnya :
Update :
Fungsi ini bisa juga digunakan untuk mengelabuhi dari penyerang tidak dikenal, bisa juga dikombinasikan dengan tutorial dari gembels. Have a nice day !
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
iya, pantas aja pernah nemu web server yg dah nyata apache tapi koq signaturnya IIS, jalan di linux pulak …wkwkwkwkw
# drubicza, huahuuahuhuah.. itu udah di masupin preview nya
Mungkin admin servernya maniak game 