Disclaimer : Perbandingan ini tidak bisa dijadikan acuan penuh, karena lahan testing juga terbatas :P Lakukan re-testing apabila ada value yang ganjil, mohon maaf kalau perbandingan ini tidak sempurna :)
Setelah kemarin membandingkan 2 download manager untuk windows, sekarang saya ingin mencoba untuk memberikan hasil benchmark antara 2 download manager CLI, yaitu Prozilla dan Wget. Dalam perbandingan kali ini, saya menggunakan sistem spesifikasi sebagai berikut :
Processor : Core2Duo E8400 @ 3GHz
Memory : Apacer 2 Gb x 4
Storage :
+ 1 x WDC 500GB SATA 2
+ 1 x Seagate 320GB SATA 2
OS : CentOS 5.2-xen
ISP : TelkomSpeedy 1Mbps Unlimited Office
Berikut details proz dan wget yang saya gunakan :
[root@extremenitro ~]# proz -v prozilla. Version: 1.3.7.4 [root@extremenitro ~]# wget -V GNU Wget 1.10.2 (Red Hat modified) Copyright (C) 2005 Free Software Foundation, Inc. This program is distributed in the hope that it will be useful, but WITHOUT ANY WARRANTY; without even the implied warranty of MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE. See the GNU General Public License for more details. Originally written by Hrvoje Niksic <hniksic@xemacs.org>. [root@extremenitro ~]#
Bagi kalian pencinta *NIX yang sering menggunakan CLI (saya pribadi sih jarang pake CLI kecuali SSH ke server :P), pastinya tau dengan wget donk :P Nah, kalau gitu enak, saya ga perlu jelasin tentang wget :P Langsung aja ke prozilla nya :Peace:
Prozilla sendiri adalah aplikasi 3rd party yang di ciptakan oleh Kalum Somaratna, kalau di Win32/64 Family, banyak sekali aplikasi download accelerator yang bisa digunakan, contoh yang free adalah Free Download Manager. Nah, kalau di linux dan kebetulan kalian seneng banget sama CLI, prozilla merupakan aplikasi yang cocok untuk mendukung aktifitas download kalian.
Karena server saya sebagai gateway, jadi saya bisa menggunakan prozilla sebagai download accelerator. Di bagian option dari prozilla juga tidak ada keterangan untuk menjalankan prozilla di balik proxy :(
Keuntungan lain dari prozilla adanya limitation bandwidth consume dan download split. Jadi memang layaknya download manager + download accelerator seperti yang ada di Windows :D Ini contoh saat saya menggunakan prozilla saat download dari Indowebster :)
Berikut kesimpulan singkat dan tidak apa adanya mengenai wget vs prozilla.






hoi………
gua gag ngerti…….
cakeb :)
untuk wget setau saya bisa di limit jg, pake –limit-rate CMIIW
Saya tidak ingin mengomentari tentang prozilla, tetapi yang saya mau tanya itu Telkom Speedy paket 1 Mbps kok downloadnya bisa 6000 KB/s ???
Pake trik pa mas?
Terima kasih
#4,
wah iya :)) speedynya pake apaan yak bisa 6MB/s wkwkwkwkww…
ngambil gambar dimana mas?
Saya enggak setuju kalau dibilang Prozilla enggak mendukung pengaturan server proksi. Memang pada opsi perintahnya tidak disebutkan proksi-proksian, tetapi ada berkas konfigurasi Prozilla yang berisi aturan proksi HTTP maupun FTP. Berkasnya bernama prozconfig, ada di /home/nama. Jadi, kita bisa menggunakan Prozilla dengan atau tapa proksi serverr.
Jadi, Anda semestinya merevisi posting ini :D
Salam kenal, Mas.