Access Samba Directory from Command Line

Access Samba Directory from Command Line

Sebelum artikel ini dimulai, saya mau berterima kasih dulu buat master kucing yang mau meminjamkan PC nya untuk di buat latihan :D Pagi-pagi buta (01:30WIB) saya buzz di YM :">

Alhasil iseng google kemaren malam, dan baru sekarang ini bisa mempraktekkannya :D Walau awalnya kurang sempurna karena mungkin BOX dan perangkat network saya pas-pasan, saat melakukan testing jadinya kurang lancar :( Well, syukurlah agak bisa di ajak kompromi nih box nya. :)) Let’s the tutorial begin. Yang pertama, sistem yang digunakan oleh BOX saya adalah CentOS 5.3 Final (2.6.18-128.1.10.el5xen x86_64) dan sistem yang digunakan oleh PC master kucing adalah Windows XP SP2.

Yang pertama, saya akan sedikit menjelaskan fungsi dari tutorial ini. :) Apakah Anda mempunyai banyak komputer dalam 1 network ? Jika iya, lalu apakah semua komputer tersebut selalu menggunakan file sharing untuk melakukan aktivitasnya ? Jika iya, mungkin tutorial ini berguna buat Anda dan jaringan Anda :) Pernah kah Anda mempunyai client/customer/teman yang menanyakan filenya di taruh di komputer berapa? ? Jika komputer yang Anda miliki ada lebih dari 4 PC ? Apakah Anda harus menghafal letak file nya ? :D

Nah, daripada Anda bosan menjawab pertanyaan teman Anda tersebut, mari kita mulai saja tutorialnya, saya juga udah bosen lama-lama basa basi –a Syarat utamanya adalah Anda harus mempunyai 1 box linux dengan mendukung Samba File Sharing dan Mount CIFS (man 8 mount.cifs). Untuk memastikan file tersebut sudah ter-install, silakan ketik mount.cifs pada box linux Anda.

Mount CIFS

Mount CIFS

** Maaf saya tidak memberikan tata cara install mount.cifs dan Samba pada box Anda, silakan googling sendiri untuk cara installnya :)

Setelah 2 syarat utama di atas ter-install, sekarang lanjut ke langkah berikutnya yaitu membuat mount point di box linux Anda untuk komputer yang ada dalam jaringan. Sebagai contoh, saya membuat satu directory di BOX CentOS dengan memberi nama /media/linksys. Kemudian, pada PC yang terinstall Windows XP saya membuat 1 directory dengan shared name linksys.

Current Information :
Box Windows XP :

IP                 : 192.168.1.19
Shared Folder Name : linksys

Box CentOS :

IP          : 192.168.1.1
Mount Point : /media/linksys

Sedikit informasi di atas sebagai gambaran sistem yang sudah terbuat. Sekarang saatnya masuk ke Box CentOS dan mulai mengkonfigurasinya :) Saya meng-inputkan perintah mount.cifs dengan format di bawah ini :

$ mount.cifs //netbiosname/sharefoldername /mount/point

Contoh dengan 2 mesin di atas, maka :

$ mount.cifs //192.168.1.19/linksys /media/linksys

NB : Jika folder diberikan permission guest can write, maka prompt password abaikan saja (tinggal tekan enter).

Mounted

Mounted

Sekarang mari kita lihat, apakah isi dari /media/linksys sama dengan \\192.168.1.19\linksys ? ;)

Mounted Linksys

Mounted Linksys

Pasti ada yang bertanya, kemudian bagaimana caranya menjadikan shared folder dari beberapa komputer yang aktif dalam satu jaringan menjadi beberapa shared folder yang aktif hanya dalam satu komputer ? :D Kalau konsep di atas sudah berjalan, maka konsep ini hanya konsep pengembangan saja menggunakan SAMBA :)

Setelah semua di atas berjalan, sekarang running samba dan set folder /media/linksys di BOX CentOS agar bisa di akses oleh public :) Sebagai contohnya, saya akan membuat nama shared folder /media/linksys menjadi Linksys19.

Linksys19

Linksys19

Lalu isinya ?

Cloned

Cloned

Dengan cara seperti ini, akan lebih mudah memanage banyaknya shared folder di setiap komputer dalam jaringan Anda, hanya dengan berbekal shared folder yang mount dalam 1 Server :) Maaf kalau curhat nya terlalu panjang :)) Maklum udah pagi nih, mau istirahat dulu :D Kalau ada yang ingin ditanyakan, silakan langsung via comment form di bawah ;)

  • No Related Post
tabs-top
  • No Related Post
bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark bookmark
tabs-top

4 Comments »

  1. avatar
    14:18:39 - June 9th, 2009: #1

    wah kalo dah berhubungan dengan script editing, pala ini dah mumet dah haha

    comment-bottom
  2. avatar
    15:54:36 - June 9th, 2009: #2
    NitrouZ says:

    #1,
    script editing itu yg gimana yah bro ? baru dengar saya nih. hehehe..

    comment-bottom
  3. avatar
    06:49:58 - June 17th, 2009: #3
    su'el says:

    mantab master nit… keren artikel nya

    :hormat: ^:)^

    comment-bottom
  4. avatar
    10:58:32 - February 12th, 2010: #4
    rianday says:

    tutorial yang bagus… gan thank b4

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment