Hari yang melelahkan bagi seorang newbie seperti saya . :( Pagi tadi, saya mendapatkan akses login ke salah satu server maxindo untuk sedikit belajar. Sebelumnya terima kasih untuk LucuBRB, SakitJiwa, Maxindo, DraCoola, drubicza, dan semua yang telah saya ganggu secara optimum tadi pagi :))
Pada awalnya saya agak sedikit pesimis setelah mendapatkan informasi box yang menggunakan sistem operasi FreeBSD dan menggunakan webserver NginX. Namun, kata om sJ. Ga bakal belajar kalau ga salah :D Ya udah, terima aja lah :D Toh masih ada eyang kalau pengen tanya-tanya :D Awal masuk shell, agak sedikit deg-deg an sih, karena om sJ minta setting vhost menggunakan apache. Berarti saya harus switch dulu data dari NginX ke Apache. Kemudian, setelah dipikir-pikir, karena server yang akan digunakan ini untuk file hosting.
Belajar dari Indowebster, maka rencana switching ke Apache di cancel dan akan tetap menggunakan NginX. Setelah sedikit baca-baca samples di wiki.nginx.com dan mencoba-nya. Kok masih ada yang ganjil yah ?
Awalnya saya hanya melakukan sesuai yang diperintahkan dan hanya menambahkan sedikit custom untuk menyesuaikan dengan root server-nya. Berikut config fail yang saya gunakan :
... cut ...
server {
listen 80;
server_name your.domain;
#access_log logs/access.log main;
autoindex on;
location / {
index index.html index.php index.htm;
root /path/to/root/dir;
}
}
... cut ...
Hasilnya, nginx akan selalu error apabila Anda melakukan akses langsung ke directory. Contohnya seperti http://your.domain/lucubrb. Walaupun di atas sudah di declare bahwa file index nya adalah index index.html dllsb, tidak akan di eksekusi sebelum Anda memanggil langsung ke file yang dituju. Contohnya: http://your.domain/lucubrb/index.html
Setelah di baca baca lagi dan berkonsultasi dengan om sJ, katanya di NginX harus di declare satu-satu. Apa mungkin ga bisa menerima global config yah ? Belum tau juga sih, saya pegangnya aja baru beberapa jam :D Ok deh, mari kita coba :D
... cut ...
server {
listen 80;
server_name your.domain;
#access_log logs/access.log main;
autoindex on;
location / {
index index.html index.php index.htm;
root /path/to/root/dir;
}
location ~ \.php$ {
fastcgi_pass 127.0.0.1:9000;
fastcgi_index index.php;
fastcgi_param SCRIPT_FILENAME root /path/to/root/dir$fastcgi_script_name;
include fastcgi_params;
}
}
... cut ...
Binggo! :D Works likes a charm :D Maaf, cuma catatan pribadi :D




:confused:
dolanane kok sing marai mumet2 kabeh mas nitro… :matabelo:
pegangan dulu mas biar ga mumet2 .. keekeke. :p
eqeqeqeqeqeq…..
mantep lagi klo nginx+ apache jalan bareng di port 80 :D